“Menempa Generasi Al’Quran dan As’sunnah Sedari Dini “ 

Segala puji bagi Allah Subhanahu wa ta’ala, kami memujiNya, memohon pertolongan dan ampunanNya. Kita berlindung kepada Allah Subhanahu wa ta’al,dari seluruh kejelekandan keburukan amal-amal kami. Siapa yang diberi petunjuk oleh Allah Subhanahu wa ta’ala, maka tidak ada yang sanggup menyesatkannya dan siapa yang disesatkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala maka tidak ada yang sanggup memberi petunjuk.Saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah Subhanahu wa ta’ala dan bahwa Muhammadrasululloh adalah hamba dan utusanNya. Amma ba’du:

1.    LANDASAN

       Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala  “Dan orang-orang yang beriman berkata : “ Wahai Tuhan kami, karuniakanlah kepada kami istri-istri dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa” QS. Al-Furqon [25]: 74.  “Dan hendaklah takut kepada Allah Subhanahu wa ta’ala orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar” QS. An-Nisaa’ [4]: 9.

2.    LATAR BELAKANG

         Anak yang berbakti kepada orang tua dan memiliki kemampuan baik diniyah (agama) maupun duniawi adalah harapan setiap orang tua kaum muslimin. Tentu untuk mendapatkan yang demikian tidaklah mudah, akan tetapi harus diusahakan dengan sungguh-sungguh disertai dengan permohonan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala. Harapan untuk mendapatkan anak yang memiliki sifat ideal ini hampir-hampir sulit diraih oleh kaum muslimin. Hal ini dikarenakan terdapat banyak hambatan, baik dari dalam maupun dari luar. Hambatan yang berasal dari luar di antaranya adalah lingkungan yang tidak kondusif.Sebegitu ketatnya orang tua mengontrol anak apabila dia tidak memperhatikan lingkungannya maka tidak akan berarti apa-apa. Begitu banyak hal yang merusak kepribadian anak seperti tayangan TV, media elektronik dan gadget yang saat ini sangat banyak mempengaruhi anak-anak sebagaimana yang kita lihat. Seorang anak yang selamat dari TV ketika dia membuka internet misalnya dia dapatkan hal yang buruk demikian pula ketika dia membuka gadget. Nas alullaha As-Salamah (kita memohon keselamatan kepada Allah Subhanahu wa ta’ala). Hambatan lain adalah biaya pendidikan secara umum yang kurang terjangkau oleh kalangan menengah ke bawah. Tidak dipungkiri bahwa untuk mendapatkan kualitas yang baik tentu memerlukan biaya yang besar. Dan juga ketersediannya taman-taman pendidikan anak-anak yang sangat kurang dengan penitikberatan pada pendidikan diniyahnya.

Oleh sebab itu perlu adanya pemikiran dan niat yang lurus untuk menyelesaikan masalah ini. Untuk masalah yang pertama yaitu situasi lingkungan yang banyak merusak maka diantara yang patut diperhatikan adalah membekali anak dengan tameng yang kuat. Yangv dimaksud adalah aqidah shahihah/ benar dan akhlaq karimah / mulia. Harapannya adalah dengan sedini mungkin anak dibekali dengan hal ini maka mereka insya Allah masih dalam kondisi fitrah yang murni sehingga dalam menghadapi kerusakan-kerusakan lingkungan mereka sudah memiliki filter yang bisa melindunginya.Usia dini ( 4 sd. 6 tahun) merupakan usia yang oleh sebagian kalangan merupakan usia yang tidak boleh untuk diajari membaca dan menulis. Karena mereka berpendapat bahwa halini akan menyebabkan efek negatif bagi anak. Teori inilah yang masih banyak berkembang dikalangan masyarakat.

Sebagian kalangan pendidik justru mengatakan yang sebaliknya, bahkan mereka menguatkannya dengan berbagai penelitian ilmiah yang telah dilakukan. Karena menurut mereka, pada usia 2 hingga 3 tahun anak-anak telah memiliki kemampuan untuk mengenal dan membedakan nama-nama benda. Sehingga menurut mereka tidak ada salahnya untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat pada anak didik pada usia dini seperti pelajaran membaca dan menulis misalnya. Hal yang jelas dan gamblang adalah melalui proses pembelajaran yang kontinue dan didukung dengan sistem kurikulum serta pengajar yang tangguh, insya Allah anak-anak pada usia pra sekolah akan mampu membaca, menulis dan menghafal dengan baik dan hal ini telah banyak dibuktikan oleh lembaga-lembaga pendidikan pra sekolah. Akan tetapi, hal ini tetap harus mempertimbangkan masa bermain yang masih melekat pada diri anak-anak usia prasekolah. Hal yang tidak boleh diabaikan dalam pendidikan usia pra sekolah adalah sistem pendidikan yang dipakai. Sistem pendidikan yang selama ini dipakai kalau tidak boleh dikatakan semuanya sebagian besar hanya berorientasi pada peningkatan kemampuan intelegensinya. Hal inilah yang patut untuk disadari, bahwa semata kecerdasan dan kemampuan intelegensia tidak akan membawa kemaslahatan yang besar. Maka sistem pendidikan yang benar adalah penggabungan antara kemampuan intelegensia dan kekuatan keyakinan yang tertanam di dada mereka serta diaplikasikan dalam keseharian mereka. Inilah yang kami sebut sebagai orientasi membentuk generasi cerdas yang beraqidah shahihah dan berakhlaq karimah.

Yang dimaksud cerdas adalah kemampuan mereka membaca dan menulis serta menghafal, beraqidah shahihah adalah mereka memiliki keyakinan yang benar tentang agama ini dan berakhlaq karimah adalah mereka menggunakan kecerdasan itu dalam keseharian mereka dengan akhlaq / perilaku yang mulia. Generasi inilah yang berusaha untuk sebanyak mungkin dicetak. Karena merekalah generasi yang akan memakmurkan bumi ini sesuai dengan perintah dari Allah Subhanahu wata’ala. Karena beberapa alasan di atas itulah PAUD dan TK Islam Minhajul Haq didirikan, dan perlu disadari bahwa pendirian pendidikan anak usia dini ini tidak bisa tidak harus didukung oleh segenap orang tua yang peduli dengan pendidikan putra-putri kaum muslimin dan demi masa depan Islam dan kaum muslimin yang lebih cemerlang.

Di antara yang patut untuk diperhatikan adalah bahwasanya motif dari pendirian PAUD dan TK Islam Minhajul Haq ini adalah menyediakan pendidikan dasar usia dini yang menempa anak –anak soleh dan solehah serta berkualitas.

3. TUJUAN PAUD DAN TK ISLAM MINHAJUL HAQ

  • Bermain dan Belajar kemampuan pengetahuan dasar untuk anak usia dini (PAUD)
  • Memberikan dasar-dasar kemampuan baca tulis serta hafalan Al-Qur’an (khususnya Juz‘Amma) untuk usia 4-6 tahun.
  • Memberikan dasar-dasar kemampuan baca dan tulis huruf latin untuk usia 4-6 tahun
  • Berusaha membentuk kepribadian yang berlandaskan kepada Aqidah Shahihah (keyakinan yang benar) dan Akhlaq Karimah (akhlaq / perilaku yang mulia)
  • Meningkatkan kreativitas anak dengan memberikan ketrampilan-ketrampilan dasar yang perlu dimiliki anak-anak.

4.  SISTEM PENDIDIKAN

      Sistem pendidikan yang diterapkan untuk PAUD adalah bermain dan belajar dan untuk TK Islam mengacu pada pemahaman materi baca tulis dan hafalan Al-Qur’an (khususnya juz ‘Amma) dengan memperhatikan waktu untuk mencapai kurikulum yang telah ditetapkan. Adapun buku-buku referensi yang digunakan masih mengacu pada beberapa TKIT dan Raudhatul Athfal (Pendidikan Anak di Pondok Pesantren) dengan beberapa modifikasi.

5.    PROGRAM DAN JENJANG PENDIDIKAN

Jenjang pendidikan PAUD dan TK Islam Pesantren Minhajul Haq diantaranya :

  1. PAUD usia 3-4 Tahun jam belajar pukul 08.00 – 11.00 WIB
  2. TK Islam usia 4-6 Tahun jam belajar 08.00-11.00 WIB

6.  KURIKULUM

PAUD

  • Tahfiz Al Qur’an Juz 30
  • Adab dan Doa-doa Harian
  • Mengenal Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihiwassalam
  • Bermain Huruf Hijaiyah
  • Bermain Angka dan huruf
  • Bermain Warna

TK Islam

  • Aqidah dasar Islam
  • Tahfiz Al Qur’an Juz 30
  • Tahfizh Hadits-hadits pendek
  • Adab dan Doa-doa Harian
  • Siroh Nabawi
  • Membaca dan menulis huruf hijaiyah
  • Membaca dan menulis huruf latin dan angka
  • Mengenal Warna
  • Pengetahuan umum dasar

7.  JADWAL BELAJAR